Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Thursday, January 14, 2016

Meet Up Sama Keluarga Besar "Odo" di Tanah Flores

Perjalanan singkat di Tanah Flores harus dibikin maksimal banget, biar ngga terlalu nyesel, pengennya sih bisa mengunjungi semua tempat wisatanya tapi 3 hari 2 malam mana bisaaaa...masuk list utama kita tentunya pulau komodo dan pantai pink, dua tempat itu ada di satu jalur dan perlu perjalanan seharian.

Perjalanan dimulai dari pelabuhan sape, kami sewa perahu untuk bisa sampai ke Taman Nasional Komodo, jangan tanya harga berapa ya karena saya cuma tinggal duduk manis aja ngga perlu repot bayar-bayar *liburan gratisan* menempuh perjalanan sekitar 4 jaman, ngga perlu khawatir merasa bosan karena kita akan disuguhi pemandangan indah, ngga hanya bisa menikmati hijaunya daratan dari pulau-pulau kecil yang banyak tersebar sepanjang lautan tapi juga bawah airnya keren banget bisa jelas terlihat saking beningnya air laut.

Sesampainya di TNK, kita kumpul dulu menyimak ranger menerangkan segala macam informasi yang boleh dan tidak boleh dilakukan, rute yang akan dilalui, dan bagaimana cara menyelamatkan diri dari kejaran komodo.


Sekilas info tentang Komodo dulu ya... 
Komodo merupakan hewan purba yang masuk dalam 7 keajaiban dunia versi satwa. Umur komodo bisa mencapai 70 tahun, merupakan hewan berdarah panas yang aktif bergerak pada pagi hari, saat siang hari lebih banyak berdiam di tempat yang teduh. Komodo berkembang biak dengan cara bertelur, dan sang induk akan menjaga telurnya di sarang yg berbentuk lubang makanya di TNK terdapat tanda jika ada sarang Komodo, supaya pengunjung lebih berhati-hati. Setelah telur itu menetas, si induk tidak segan-segan untuk memakan anaknya sendiri karena mereka hewan kanibal, maka dari itu komodo muda biasanya akan keluar dari sarang dan tinggal di atas pohon untuk menghindari kanibalisme. Komodo mempunyai gerak refleks yg sangat cepat dan tidak dapat di prediksi pergerakannya, komodo dapat berlari hingga 20-30 km/jam dalam menyerang mangsanya, mereka pandai berenang 4-5 meter dan dapat memanjat pohon dengan kukunya yg tajam, Air liurnya mengandung bakteri yg sangat mematikan sehingga hewan atau manusia yg terkenan gigitan komodo akan mengalami sakit yg mengenaskan dan hanya bertahan hidup 7 hari setelah gigitan tsb.  

Nah jadi gitu tuh bagiamana ganasnya keluarga Odo, jadi jangan coba-coba nantangin ya biar  pulang ngga tinggal nama

tinggal pilih trek sesuai kemampuan, pilihan saya tentunya yang pendek aja soalnya menurut si ranger trek yang jauh belum tentu juga bisa ketemu babang odo

yang ini bukan barisan mau sholat tapi menurut ranger, mereka suka terganggu dengan warna-warna mencolok, kebetulan dia pake baju merah dan takut disosor babang odo, daripada tanpa baju mukenapun jadi. Selain itu ni makhluk juga sensitiv banget sama penciumannya, jadi dianjurkan bagi pengunjung TNK khususnya wanita jangan datang saat haid lagi banyak-banyaknya. Ranger juga menerangkan bagaimana seandainya kita kena apes dikejar makhluk gede ini, caranya lari zig zag karena dia ga bisa belok tiba-tiba atau masuk rumah panggung terdekat. So jangan takut tapi tetep waspada ya !

treking dimulai

dan....taraaaaaa si babang odo lewat, padahal belom terlalu jauh juga kita jalan, dipastikan heboh semua tp tanpa ngeluarin suara, berasa kaya liat film tahun 60-an gambar tanpa suara 

gagahnya si babang odo nihhh

jangan pernah menyentuh komodo karena mereka sangat sensitif terhadap sentuhan


Udah puas cekrak cekrek, saatnya lanjutkan perjalanan menuju Pantai Pink


back    next

.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...