Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Sunday, August 04, 2013

Antara trekking vs canoing di Pulau Handeuleum

Sedikit kecewa dengan yang terjadi di Cidaon, kami berangkat menuju pulau Handeuleum dengan harapan yang tinggi yaitu bisa ketemu sama badak bercula satu yang katanya selain di Pulau Peucang bisa ditemukan juga di pulau ini, sepanjang perjalan teringat kata-kata bebo "mau ngapain ke ujung kulon, ga mungkin bisa lihat badak bercula satu, yang bisa ketemu aja harus menunggu berbulan bulan" begitupun kata sang guide di pulau Peucang. Tapi tidak menyurutkan semangat saya buat tetap mengikuti trip ini sampai dengan selesai sesuai dengan ittinerary.


Pulau Handeuleum merupakan pulau terbesar diantara gugusan pulau-pulau karang di Teluk Selamat Datang Banten di sebelah timur laut Semenanjung Ujung Kulon. Dengan luas kurang lebih 220 ha pulau ini memiliki bermacam satwa, dikelilingi hutan mangrove, terdapat air terjun, dan dibagian tenggara pulau terdapat beberapa sungai seperti sungai Cigente, sungai Pamanggangan dan sungai Cikabeumbeum.

Setelah menghilangkan sedikit lelah di pulau ini, kami berkumpul dan diberi kesempatan untuk memilih oleh TL melanjutkan trekking atau menyusuri sungai dengan menggunakan cano. Bila memilih trekking maka yang akan kita nikmati adalah melihat satwa-satwa liar dan air terjun melalui jalan setapak melintasi tumbuhan bambu. Sedangkan bila memilih bercanoing maka kita akan diajak melihat tipe hutan hujan tropis sepanjang sungai menggunakan sampan tapi harus menambah biaya 100rb rupiah. Saya langsung mengangkat tangan untuk pilihan canoing karena jujur saja kaki ini sudah lelah dan pesimis bisa bertemu si badak bercula satu. Ternyata bukan cuma saya saja 80% rombongan memilih hal yang sama :f: sudah pada cape atau pesimis atau mau merasakan sensasi bercanoing ??? Dan akhirnya semua sepakat mencoba canoing dan melupakan trekking, yipppiiiiii

kami mau main cano saja
siap-siap berpetualang
Menyusuri sungai menggunakan cano memberi pengalaman yang sungguh berbeda, perjalanan ini mengikuti alur sungai dimulai dari teluk selamat datang, kemudian menyusuri alur sungai hutan tropis yang lebat, jika beruntung bisa juga menjumpai sang badak dan kami bisa dikatakan setengah beruntung di saat menemukan jejak kakinya yang terlihat di pinggir-pinggir sungai :f: bila terus melanjutkan perjalanan sampai hulu sungai Cigeunteur maka akan menjumpai air terjun bertingkat yang bisa juga dicapai jika memilih trekking, tapi sangat disayangkan karena keterbatasan waktu #sudah menjelang magrib# tidak bisa mencapai air terjun tersebut. Tidak ada penyesalan karena pengalaman bercanoingnya saja sudah menjadi sebuah pengalaman yang tidak bisa terlupakan apalagi di saat turun dari kapal dan pindah menggunkan cano kemudian mendayung menuju teluk selamat datang dimana kami terombang ambing diatas ombak laut yang lumayan tinggi, itu menjadi sebuah momen paling memuaskan untuk menutup trip seru di Ujung Kulon. Cobain deh :h:

grup canoing saya
hutan tropis
mari pulang matahari sudah mulai terbenam


back                                                                                                                                            next




No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...