Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Wednesday, July 31, 2013

Trip seru ke Taman Nasional Ujung Kulon

Mendengar Ujungkulon, pikiran saya langsung tertuju ke badak bercula satu yang merupakan hewan langka dan dilindungi karena populasinya sangat sedikit, keberadaan hewan ini ada di Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang Banten. Seperti biasa karena rasa penasaran yang melanda jiwa pengen lihat badak bercula satu maka saya bergabung kembali dengan anak-anak Backpacker Indonesia meskipun sempat ditentang bebo karena katanya sangat tidak mungkin bisa menemukan badak bercula satu hanya dalam 2 hari, tapi dengan keukeuhnya pengen ikut akhirnya bebo mengijinkan juga. Selain ada badak bercula satu ternyata masih banyak tempat-tempat menarik di kawasan taman nasional ini seperti Pulau Peucang, Tanjung Layar, Karang Copong, Cidaon, Handeuleum, dan masih banyak lagi.


Berangkat dari Cilegon dan menunggu rombongan di Serang, lanjut menuju Sumur Kabupaten Padeglang Banten, selama perjalanan lumayan bikin badan pegel karena berasa ada di ombak banyu entah itu karena jalanan yang rusak atau supir batak itu yang males ngerem. Sampai di Sumur pagi hari, masih sempat untuk sholat dan bersih-bersih lalu sarapan. Setelah semua siap maka kami memulai perjalanan menuju Pulau Peucang, agak ngdrop waktu lihat keadaan pantai di Sumur, buanyak banget sampahnya, dalam hati sempet was-was "duhhh kira-kira Ujung Kulon kaya begini ngga ya". Perjalan menuju Ujung Kulon menghabiskan waktu sekitar 3 jam, berada ditengah lautan rasanya lebih nyaman daripada pake bis tadi sampai bisa tertidur nyenyak.

Persiapan menuju Ujung Kulon di Sumur Padeglang Banten, pantainya kotor banget
Dalam itin, kami tidak akan menginap di homestay atau hotel tapi tidur ngecamp di Cibom, waduh sebenrnya agak males nih untuk yang satu ini, terakhir saya kemping waktu di Tanakita Rakata tp itupun kemping ala hotel bintang 4 yang ngga perlu repot, kemping yang sebenar-benarnya kemping ya waktu masa orientasi masuk SMA tapi demi badak bercula satu #masih berharap ketemu# ga pa pa deh. Di hari pertama tempat yang kami kunjungi adalah Pulau Peucang dan Karang Copong menikmati pantai dan binatang-binatang yang berkeliaran bebas. Hari kedua ke Cibom menerobos hutan menuju Tanjung layar, lanjut Cidaon melihat banteng, dan terakhir ke Handeuleum.

Serunya trip yang satu ini adalah kembali ke alam, tidur di bawah bintang-bintang, masuk keluar hutan ditemani berbagai macam binatang, makan nasi mie di atas laut yang sebelumnya makanan ini sangat saya hindari dan maen kano di sungai. Benar-benar pengalaman pertama dan yang tidak mudah dilupakan secara gitu ya saya orangnya paling malas jalan kaki dan paling malas repot urusan buang hajat. Tapi semua itu terbayar dengan keindahan alamnya. Pantai, hutan, hewan-hewan semuanya membuat perjalanan ini benar-benar berkesan.

awalnya saya sempet shock karena pakai perahu kaya begini ternyata ni perahu cuma nganterin kita tengah terus ganti perahu ke yang lebih besar
Pulau Peucang
Canoing
Hutan menuju Karang Copong
Karang Copong
Cidaon
Handeuleum
Tanjung Layar
baru kali ni saya merasakan nasi mie atau istilah di Cirebon sih nasi otokowok ternyata enak banget, padahal dari dulu saya suka ngejek temen-temen kantor yang pilih menu ini, penuh karbohidrat sangat tidak bagus buat badan tapi kalau lagi kelaperan diatas laut mah hajar sajah dan terasa nikmat
hasil dari trekking, kaki belang dan bengkak, wajib meni pedi






No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...