Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Thursday, April 18, 2013

Day 4 : Feel my soul in Seoul

Weekkksss judul apaan sih itu, asal nyapruk ajah :f: hari keempat semakin dingin lagiiiiiii, bawaan udah males banget jalan, pengen pulang, jiwaku ternyata lebih cocok ada di Cirebon yang super hot. Salju hanya turun di hari pertama kami datang setelah itu hanya hawa dingin yang terus semakin hari semakin minus :m: tangan udah pecah dan berdarah padahal dah pake lotion, bibir cepet kering harus setiap 1/2 jam di oles pelembab tapi asmaku alhamdulilah ga kambuh mungkin karena kota ini bersih. Jalanan tambah licin karena salju mulai mengeras, tiap pagi banyak petugas yang mengeruk es supaya orang bisa jalan, ternyata bukan cuma kita aja yang sering terpeleset orang koreanya sendiri juga sering jatuh apalagi liat di berita malah banyak yang cedera. Duh ternyata ga enak ya musim dingin tuh :m: saljunya sih emang keren tapi udahnya bikin sengsara kalau cuaca sampai minus begini, anginnya itu loh wiiihhhhh menggigit ampe tulang.

Seoul
Sudahi keluh kesahku, hari ke empat kami berencana hanya melanjutkan berkeliling kota Seoul, tempat yang pertama kami kunjungi adalah Deoksugung Palace tempatnya ada di tengah kota dengan tiket masuk 1000 won. Deoksugung artinya istana kebajikan abadi, istana ini merupakan tempat tinggal pangeran Wolsan pada jaman dinasti Joseon kemudian menjadi istana utama bagi para Raja sampai berakhirnya penjajahan Jepang.  Bangunannya masih sangat terawat dan megah, ukirannya keren, saya suka sama jejeran batu yang bertuliskan huruf korea. Sayangnya upacara pergantian petugas tidak jadi dilaksanakan mungkin mereka kedinginan ya :f: katanya yang jual tiket sih pindah tempat ke istana lain, ko bisa ????

Pintu masuk istana
loket Deoksugung Palace
bangunan utama istana
bangunan-bangunan yang ada di istana

suka deh sama batunya
Dari Deoksugung Palace kami terus berjalan menikmati kota Seoul, sudah pastilah kotanya sangat bersih, teratur, ga liat ada kemacetan, semua orang berjalan dengan cepat, ga liat pengemis atau anak jalanan berkeliaran, ga ada yang ngeludah sembarangan apalagi buang sampah sembarang, semuanya serba teratur rapih dan bersih. Duhhh kapan ya negeriku kaya begini

kota seoul
baca apa sih om, serius amat

Selanjutnya kami menuju ke Namdaemun Market, yayy !!! blenjong lagi euy cari buat oleh-oleh, katanya di pasar ini pernik-perniknya lebih murah dari Insandong Market tapi kooooo saya ga menemukannya ya, harganya malah lebih mahal dari Insandong, ko bisa ya ??? contohnya nih dompet panjang khas korea di Namdaemun 4500 won di Insandong 3000 won, piring mungil hiasan korea di Namdamun 12.000/ box di Insandong 10.000/box weehhhhh ternyata info dari mang google meleset semua, harga kaos malah sama 5000 won. Ih jadi pengen balik lagi ke Insandong dehhhh soalnya perniknya juga lebih banyak macamnya dan lebih bagus di sana. Rasa kesal lumayan terobati saat dapat legging dengan harga 4000 won meskipun di subway saya pernah lihat harganya 3500 won. Belanja disini pokonya ga seasik waktu di Insandong yang ngabisin waktu ampe berjam-jam, di Namdaemun paling cuma 2 jam lalu cari makan sore dengan harga 8000 won dapat nasi dan gurita.

namdamun Market banyak dijual kimchi yang sudah dikemas bisa buat oleh-oleh
Setelah makan kami menuju hostel untuk istirahat sebentar, jam 18.00 mulai beredar lagi puas-puasin jalan di kota Seoul soalnya 3 teman kami besok akan pulang. Yang kami kunjungi adalah Trick Eye Museum dengan harga tiket 15.000 won kami bisa buat foto lucu-lucuan, yang paling heboh cuma saya dan amoy saja yang lain sih malu-malu :f: 
aww !!!
Di museum kami batasi hanya 1 jam karena harus menuju Cheonggyecheon Stream yaitu sebuah sungai sepanjang 6 km. Kalau bukan musim dingin pasti deh betah berlama-lama di sungai ini, jam 21.00 dengan angin yang super dingin banyak orang Koreanya sendiri jarang yang berjalan-jalan. Mereka lebih memilih duduk minum-minum di cafe, sementara kita orang tropis malah nekat berkeliaran :f: mulut udah kaku banget tangan juga enaknya saya umpetin di saku, males buka kamera kalau ga dituntut narsis. Sungai ini memang bagus, airnya bening bersih, ditambah kalau malam hari dikasi lampu-lampu yang mempercantik sungai. Ditengah sungai ada wadah bulat yang katanya kalau kita lempar koin lalu sebutkan apa keinginan kita jika koin itu masuk keinginan tersebut akan terkabul, hayoo sebutkan keinginannya !!! Meskipun indah dan masih betah tapi kami ga kuat berlama-lama, setengah jam kemudian ngacir kembali ke subway menuju hostel.
Cheonggyecheon Stream dimalam hari
kapan ya sungai-sungai di Indonesia dikelola seperti ini
duhh cantiknya sungai ini
masukkan koin 500-1000 won nanti diambilin lagi sama petugasnya saat pengunjung sudah sepi :f:




back                                                                                                                                            next






















No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...