Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Monday, April 29, 2013

Kenangan di Pencil Hostel Seoul

Tempat kami menginap selama tujuh hari enam malam di Korea adalah Pencil Hostel. Kenapa memilih hostel dibandingkan hotel ? karena hostel lebih murah *katanya* lumayan kan kalau bisa irit di penginapan jadi bisa punya uang lebih buat belanja, lagian saya kan mau menikmati Seoul bukan menikmati tempat menginap, dalam ittinerary sudah dipastikan pergi pagi pulang malam jadi tidak perlu tempat yang super nyaman untuk menghabiskan malam *pemikiran saya*. 

Pencil hotel lokasinya ada di 570-10 Yeonnam-Dong, Mapo-gu, Seoul, 121-869. Saat lihat dari hasil pencarian di mang google, tempatnya terlihat nyaman dan bersih terutama toiletnya. Kamar yang ditawarkan ada superior double untuk 2 orang, standard room untuk tiga orang, superior room untuk 4 orang, dan family room. Semuanya dilengkapi dengan fasilitas AC, pemanas ruangan, TV, mesin cuci, microwave, dan kamar mandi.  Harganya mulai dari $63-$82 itu kalau kita booking dekat dengan hari H tapi jika kita booking setahun sebelumnya lumayan bisa setengah harga. Saya ngga bisa bilang ini hostel harganya paling murah atau mahal karena memang kami tidak membandingkan atau mencari lagi hostel-hostel di Seoul, hostel ini atas rekomendasi dari KTO makanya langsung booking aja deh tanpa cari-cari yang lain.




Hostel ini memang bersih tapi yang bikin kesel adalah ga ada lift sementara saya dapat kamar di lantai 4 dengan bawa koper ukuran 29, yang enak sih yang dapat tempat di lantai dasar secara gitu ya dia yang booking pasti pilihnya tempat yang paling nyaman :f: untungnya pegawai hostel tersebut mau membantu kami mengangkut koper-koper yang super besar dan berat ke lantai 4 :j: :f: 

kamar mandi

dua spring bed di lantai

pintu pemisah antara kamar dan dapur
dapur dengan mesin cuci, lemari es dan microwave
Saya sekamar dengan amoy, teman waktu sekolah di SMA, ternyata kami punya sifat yang sama, BERANTAKAN, kamar kami ngga pernah rapih semua barang tercecer di tempat tidur bahkan di dapur. Kebiasaan kami di dalam kamar selain curhat juga nonton video klip K-POP :h: temen sekamarku ini setiap malam memanjakan saya, dia selalu membuatkan makan malam meskipun cuma pop mie atau nasi atau menghangatkan makanan yang sudah kami beli di jalanan Seoul jadi berasa ada di rumah mamah ada yang ngelayanin :f: *thanks ya moy*


kamar yang sangat rapih
Pengalaman yang paling lucu saat menginap di hostel ini adalah waktu kami menggunakan pemanas ruangan, sebenarnya sih oleh pihak hostel sudah diatur sehingga penghuni kamar yang tidak mengerti tulisan korea tidak perlu repot mengatur suhu ruangan atau air hangat di kamar mandi tapi dasar lagi apes teman sekamarku salah pijit saat akan memanaskan air di kamar mandi malah mengutak atik tombol untuk pemanas ruangan, hasilnya pemanas ruangan di kamar kami tiap 10 menit mati. Awalnya kami pikir pemanas ruangannya rusak, telpon ke ruang pegawai hostel tidak ada yang menjawab, turun ke lantai dasar duh males banget naek turun tangganya. Keesokan harinya sebelum meninggalkan hostel ruangan pegawainya masih tutup dan saat pulang mereka sedang keluar, jadi selama 2 malam saya tidak bisa tidur nyenyak karena setiap mulai kedinginan saya harus bangun dan menghidupkan penghangat ruangan. 

alat pemanas ruangan dan pengatur air hangat untuk mandi, alat yang membuat pusing seribu keliling
Setelah saya menyadari kalau alat ini terseting mati dalam 10 menit, saya coba pijit semua tombolnya, yang akhirnya berhasil selama 4 jam ruangan tetap hangat tapi setelah itu hawa di kamar semakin panas malah panasnya juga mulai terasa dari bawah spring bed kemudian menembus badan. Saat kaki menginjak di lantai ya ampuuunnn panas banget kaya lagi nginjak wajan yang baru diambil dari kompor :g: hmmm ada yang salah lagi nih dari pemanas ruangannya. Nyerah deh daripada saya otak atik lagi malah jadi lebih parah akhirnya solusi yang bisa saya lakukan adalah tetap menghidupkan pemanas ruangan tapi jendela kamar juga saya buka, suhu dingin dari luar bertemu dengan suhu panas dalam kamar kan menghasilkan ruangan yang hangat :c: saking panasnya dalam ruangan saya manfaatkan di malam terakhir untuk menjemur baju yang sudah saya cuci dan dalam semalam langsung kering :f:

Di malam terakhir baru deh saya ketemu sama pegawai hostel tapi jadi males buat minta dia memperbaiki pemanas ruangannya lagian di kamar juga berantakan banget karena sedang menjemur baju di lantai :f:



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...