Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Friday, March 29, 2013

Study Banding Hutan Mangrove


Ditugaskan ikut study banding ke hutan mangrove di Surabaya dan Bali oleh bidang kehutanan, ga mungkin nolak kan !?! tapi yang bikin hati agak mengkerut saat dikasih tahu kalau kami berangkat menggunakan jalan darat, OMG pantatku tambah tipis aja kayanya tapi dibawa hapy aja deh apalagi pas di bis dapat dua bangku duduk sendiri, lumayanlah ga terlalu pegel kaki kan bisa selonjoran.

Destinasi pertama adalah hutan mangrove di daerah Wonorejo Kec. Rungkut Surabaya Jawa Timur yang dikelola oleh warga sekitar. Sayangnya saya ngga bisa cerita bagaimana cara menempuh perjalanan menuju tempat ini disebabkan seperti biasa...tiduuurrrr....buka mata pas di tempat eco wisata hutan mangrove. Sebelum masuk ke dalam wilayah hutan mangrove, tempatnya terasa sangat panas dan gersang tapi setelah kita mulai mengikuti jalan setapak yang terbuat dari papan dan kayu mulai deh terasa sejuk, semakin ke dalam selain menikmati hutan yang asri juga akan disuguhi pemandangan muda mudi yang sedang duduk berduaan atau sekelompok anak yang masih memakai seragam sekolah bernarsis ria. Memang tempat ini sangat cocok untuk foto-foto atau berteduh, selain bisa menlindungi kita dari sengatan matahari juga viewnya sangat cocok dan bagus terlihat di foto.

Destinasi kedua menuju hutan mangrove di daerah Denpasar Bali, hutan mangrove ini pengelolaannya jauh lebih baik dari hutan mangrove yang ada di Surabaya, tentu saja karena tahura (taman hutan raya) ini merupakan kerjasama antara pemerintah dan Japan International Coorperation Agency (JICA), tempatnya dilengkapi dengan museum hutan mangrove, kapal boat untuk pengunjung yang ingin berkeliling hutan mangrove yang tentunya akan dikenai biaya tambahan, dan bisa menikmati langsung aktivitas burung-burung yang menghuni hutan ini. Tapi sayangnya kami tidak bisa menikmati keindahan hutan mangrove lebih dalam karena sedang dalam perbaikan jadi cukup sampai museumnya saja.

Mangrove atau juga dikenal dengan nama bakau adalah tanaman yang tumbuh di sekitar rawa-rawa air payau di sepanjang bibir pantai, tanaman ini akan menghalau gelombang besar dan melindungi pantai dari abrasi. Selain itu hutan mangrove juga merupakan habitat dan penunjang kehidupan bagi ikan, udang, kerang, reptil, burung, mamalia dan jenis lainnya. Tanamannya pun bisa digunakan untuk arang, bahan baku kertas, bahan pewarna, kerupuk, sirop, dan lainnya. Pemanfaatan hutan mangrove secara eoknomi sudah diterapkan oleh warga yang mengelola hutan mangrove di Surabaya, dengan mendirikan koperasi mangrove warga bisa menjual hasil pengolahan mangrovenya ke daerah-daerah  lain.

Alasan kami melaksanakan study banding ke hutan mangrove ini adalah untuk mempelajari bagaimana manfaat dan cara pengelolaan hutan mangrove terutama bagaimana cara supaya memberikan kesadaran kepada para nelayan di pesisir pantai utara untuk mau menanam pohon ini karena selama ini di sepanjang pantai utara daerah Cirebon lebih banyak dibuka untuk tambak udang dan bandeng. Untuk langkah pertama tentunya akan mengikuti jejak pengelolaan hutan mangrove yang ada di Surabaya, dimulai dari kesadaran masyarakatnya sendiri mudah-mudahan bisa menjadi lebih bagus seperti yang ada di Bali, sehingga selain untuk menjaga ekosistem juga bisa dijadikan tempat wisata yang akan menambah penghasilan bagi warga. Maka dari itu study banding ini diikuti juga oleh para ketua kelompok tani yang nantinya akan membatu pemerintah dalam mensosialisasikan hutan mangrove di wilayah Cirebon.


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...