Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Monday, October 15, 2012

Wisata murah anak krakatau dan sekitarnya

Dulu saya pikir kalau Anak Krakatau  tidak bisa dikunjungi karena berbahaya, sampai suatu waktu temen bulenya si bebo cerita kalau dia pernah wisata ke Anak Krakatau malah foto-fotonya juga keren, terlihat dia sedang tersenyum dengan latar belakang asap menyembul dari puncaknya, keren.  Penasaranlah saya dibuatnya tapi kalau berangkat sendiri biayanya cukup mahal juga karena harus sewa boat dari anyer, maka saat itu cuma bisa menghayal saja sampai akhirnya menemukan sebuah kelompok pecinta jalan-jalan yang berencana ke Anak Krakatau dengan budget sangat murah Rp 315.000 saja per orang.  Tidak cuma mengunjungi Anak Krakatau tapi juga ada trip ke pulau-pulau kecil  seperti pulau sebesi, pulau sebuku dan pulau umang-umang. Selain itu juga bersnorkeling di Lagoon Cabe. Ihhh oke banget kan tripnya sudah murah bisa mantay juga dipulau-pulau sepi, gue banget tuh.  Nama kelompok pecinta jalan-jalan ini adalah Backpacker Indonesia, dari namanya aja ya sudah jelas memang dipastikan budgetnya low cost tapi jangan berharap kenyamanan ya... yang penting kan hapy, bener ga ?

Anak Krakatau ini berada di Selat Sunda, kita bisa mencapainya dari Pantai Anyer Banten atau dari Kalianda Lampung Selatan, rombongan berencana berangkat dari Kalianda tepatnya dermaga canti karena katanya jauh lebih dekat. Saya berangkat dari Cirebon bersama teman satu kota, Rene, menggunakan bis kesayanganku yaitu Silo. Meeting point di Pelabuhan Merak jam 23.00 WIB menuju Pelabuhan Bakauhuni, kemudian dilanjut menggunakan angkot ke dermaga canti. Dari dermaga canti menggunakan perahu kayu kapasitas 30 orang, dalam itin sih tempat pertama yang akan kami datangi adalah Anak Krakatau tapi karena keterlambatan crew jadi tidak memungkinkan jika kita naik gunung saat matahari ada di atas kepala kita, maka tempat yang pertama dikunjungi adalah Pulau Sebuku kemudian lanjut ke Pulau Sebesi tempat  menginap untuk makan siang dan menurunkan perlengkapan, sore harinya ke Pulau Umang-umang. Hari Kedua barulah  berangkat menuju Anak Krakatau selepas sholat shubuh, sengaja berangkat pagi banget supaya bisa naik gunungnya lebih nyaman karena matahari masih malu-malu muncul. Cuaca saat itu hujan dan berkabut  sehingga  kami tersesat di Selat Sunda karena kabutnya membuat nahkoda salah arah. Sekitar 1,5 jam terombang-ambing di tengah lautan ngga jelas di Selat Sunda bagian mana. Teman-teman yang lain sih asyik tertidur sementara saya duduk di haluan dekat kemudi nahkoda jadi tahu dan mendengar kegelisahan serta kebingungan nahkoda mencari arah menuju anak krakatau. Pengalaman tidak terlupakan dan jadi teringat kekhawatiran si bebo saat melepas saya pergi, katanya banyak kecelakan dan tersesat di Selat Sunda karena cuaca memang lagi jelek tapi alhamdulilah semua baik-baik saja dan sampai ke tempat tujuan. Turun dari Anak Krakatau langsung snorkeling di Lagoon Cabe, sayangnya saya sih ngga ikut turun karena alat snorkelingnya terbatas. Puas bersnorkeling #bagi yang snorkeling# kembali ke Pulau Sebesi untuk makan siang #yang terlambat# kemudian packing kembali ke dermaga canti lanjut ke cirebon. 

Gunung Anak Krakatau

Pulau Sebuku

Pulau Sebesi

Pulau Umang-umang

Dari satu pulau ke pulau lainnya, gosong tp happy

Snorkeling di Lagoon Cabe


back                                                                                                                                            next




No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...