Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Thursday, October 18, 2012

Semalam di imah seniman

Diantara paduan air sungai alami yang mengalir jernih, dipayungi rimbunnya pepohonan lembah pegunungan, diiringi nyanyian burung yang bebas berterbangan, dengan luas lahan 15 ha hotel imah seniman dikemas dengan sentuhan ornamen etnik kayu gebyok jawa yang cozy menawarkan kenyamanan serta relaxasi dari kepenatan dan kesibikan anda sehari-hari- kalimat dari sebuah pamflet yang membuatn saya tertarik dan mengajak suami untuk menghabiskan akhir pekan disana sekalian mengunjungi kakak kedua yang sedang bertugas di Lembang . 


Imah seniman ini berada di Jl. Kolonel Masturi No.8 Cikahuripan Lembang Bandung, dengan konsep tidur di danau makan di hutan membuat tempat ini benar-benar seperti berada di pegunungan, waktu menginjakan kaki di tempat ini ternyata seperti yang saya bayangkan, sejuk dan nyaman, kamar yang kami pesan berada di pinggir danau jadi saat membuka jendela langsung deh mata kita disuguhi air danau dan taman dengan air tejun kecil, saat memasuki wilayah danau kita akan masuk lewat sebuah gebyok yang besar kemudian melalui jembatan kecil dengan suara air dari sungai yang bener-bener membuat telinga ini damai banget. Bangunan kamarnya dan furniturenya terlihat sederhana tapi unik karena didominasi kayu ukiran dan batu, dilengkapi dengan rimbunnya pepohonan yang tumbuh disepanjang jalan setapak menuju kamar. Pokoknya untuk tempat istirahat imah seniman oke banget, bikin kita jadi fresh lagi setelah 5 hari sibuk dengan urusan kerja.
pintu masuk kekawasan danau
booking kamar yang mengelilingi danau

air sungai yang jernih dan pohon rindang membuat tempat ini jadi nyaman
Restorannya juga dibuat dengan konsep back to nature, bangunananya dibangun dengan kayu dan jerami dilengkapai dengan pepohonan yang rindang dan suara gemericik air sungai, makanannya enak tapi yang bikin saya agak kesel saat makan direstorannya ternyata ada kucing yang selalu masuk ke kolong-kolong meja sampai akhirnya saya minta diantarkan ke kamar saja. 


resto dan cafe imah seniman

nasi goreng cikur

wedang ronde

mie tek-tek















No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...