Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Friday, October 19, 2012

Kampung daun

Pertama kali dengar nama tempat ini dari "mantan pacar" dulu dia pernah mau ngajak saya ngedate di sini tapi kebablasan alias kelewat jauh, dia jadi males muter lagi yang akhirnya kami cari tempat makan di tempat lain. Nama kampung daun terus saja terngiang di kuping saya, pikiran saya jadi ikut melayang kalau teringat nama ini, sepertinya tempatnya penuh dengan daun-daun yang rindang dan pastinya bikin tempatnya jadi nyaman sejuk dan asri. Sampai akhirnya salah satu personel gelomers berulang tahun, dia adalah pendiri grup ini :c: jadi sebagai seorang suhu ultahnya wajib dirayakan dengan mentraktir para anggotanya. Langsung deh saya teringat kampung daun dan langsung saya lempar ide ini di grup yang diaminkan oleh semua anggota :h:


Berangkatlah kami dengan formasi lengkap, saya-amoy-ephol-tha-ted-friday-ari menuju Bandung Utara, tepatnya ke jalan Sersan Bajuri km 4,7 Cihideung Lembang. Dari tempat parkir kita memasuki gerbang selamat datang, dari luar sih terlihat biasa aja tidak terlihat rindangnya pepohonan seperti yang saya bayangkan, setelah melewati gerbang baru terlihat bangunan-bangunan dari kayu dengan dikelilingi pepohonan yang rindang ditambah dengan batu-batu alam yang mempercantik tempat ini, semakin masuk ke dalam semakin terasa kenyamanan dan kedamaiannya. Disepanjang jalan kecil ada beberapa makanan-makanan kampung yang dijajakan dilengkapi dengan peralatan tradisionalnya .

Kami memilih sebuah saung kecil dipinggir air terjun kecil, makan sambil mendengarkan suara nyanyian sungai rasanya damai sekali, apalagi didalam saungnya di lengkapi dengan alas duduk dan bantal-bantal empuk. Saya sangat tidak keberatan makanannya lama datang karena saking menikmatinya tempat ini. Menu yang ditawarkan ada makanan Indonesia dan eropa, seperti yang sudah-sudah kami lebih memilih makanan Indonesia :c:  

gapura wilujeng sumping atau selamat datang

menu makan siang, favorit kami adalah ikan gurame

batu, kayu, pohon, dan air merupakan perpaduan sempurna untuk menciptakan sebuah keindahan, kenyamanan, dan kedamaian

sungai kecil yang berada di samping saung-saung

selain lesehan juga ada kursi kayu yang dikelilingi pepohonan juga

air terjun landai dan mungil di kampung daun, suara airnya bikin telinga jadi damai

saung-saung di kampung daun dikelilingi pepohonan yang rindang

masih betah tapi ga mungkin kan berlama-lama di kampung daun

kenarsisan kami di kampung daun









No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...