Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Thursday, August 09, 2012

[Belitung] Satu duri sejuta teriakan dan umpatan

Saat kami sedang asik menikmati kolam alam di pantai Tanjung Tinggi, tertawa bahagia, dan terpesona melihat keindahan pantai yang dikelilingi batu-batu granit besar, salah satu ponakanku memisahkan diri dan duduk di pinggir pantai, aq pikir dia mulai bosan atau cape tapi saat pasir putih itu sedikit demi sedikit terlihat ada warna merah kami semua kaget :g:  ternyata kakinya tertusuk duri bulu babi, duri itu lumayan menancap sangat dalam, semakin dia coba cuci dengan air asin darah malah semakin banyak.


Kak Lisa langsung menghubungi temannya yang bekerja di puskesmas setempat, dan meminta membawa peralatan untuk membuang bulu babi tersebut, waktu itu sih yang kebayang cuma alat seperti pinset buat ngambil patahan durinya, ternyata seperangkat alat operasi kecil hmmmm ko terlalu dibesar-besarkan ya #pikiranku saat itu# tapi kata kak Lisa durinya susah untuk diambil dengan pinset karena terlalu dalam dan jika dibiarkan takutnya kena infeksi. Keadaan jadi tegang deh karena ponakanku menjerit tidak mau disuntik penghilang sakit disekitar telapak kakinya apalagi sampai dijahit, nangis keras, membentak ka Lisa, minta telpon ibunya dsb. Aku sempet memohon buat ga dilanjutin dan cari cara lain tapi mereka bilang itu satu-satunya jalan, mau ga mau aq ikuti maunya mereke dan membujuk ponakanku agar tenang. Kayanya hampir sejam deh ahirnya bisa membuat anak itu diam dan menerima dengan ikhlas, meskipun jeritannya tetap sering terdengar. Ga sampai setengah jam semuanya selesai, ponakanku juga mulai tenang tapi mukanya masih cemberut #:-S.

saat kak Lisa beraksi, yang disuguhi muka cemberutnya ponakanku
 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...