Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Monday, July 16, 2012

[Cirebon] Gua Sunyaragi

Gua Sunyaragi atau dikenal juga dengan nama Taman Air Sunyaragi merupakan sisa-sisa kejayaan masa lalu Kerajaan Cirebon, lokasinya berada di jl. A.R Dharsono Kesambi yang berdiri di lahan seluas 15.000 m2. Dulu gua atau taman air ini digunakan untuk  menyepi para sultan Cirebon yang dibangun pada tahun 1703 Masehi, bangunan guanya kalau dimata saya seperti templokan semen yang ga beraturan :f: tentunya mata saya ini salah, bangunan gua terbentuk dari tumpukan batu karang, taman ini di buat dengan gaya perpaduan antara budaya hindu, cina, dan timur tengah.


pintu masuk ke gua pengawal

Sayangnya saat pertama menginjakan kaki di wilayah gua ini sudah terlihat kalau situsnya tidak terpelihara, gersang, banyak coretan, dan kotor apalagi saat ada didalam gua banyak sekali pasangan sejoli yang lagi pada mojok :n: 

Di gua sunyaragi ini terdapat banyak tempat pertapaan, masing-masing gua diberi nama berbeda, sayangnya karena hari terlalu sore dan selalu ketemu pasangan sejoli disetiap sudut kami tidak bisa mengeksplore seluruh gua selain itu juga agak sedikit serem karena ada beberapa tempat yang bikin bulu kuduk ini berdiri.

memasuki lorong gua argajumut maka akan keluar dari sisi kolam balai kambang, disini saya tidak berani keluar melalui jalan yang sama, lebih baik melipir di pinggir-pinggir gua :f:
gua argajumut yang konon katanya jika ingin ke mekah atau china bisa lewat gua ini
gua peteng
patung perawan sunti
Pertama masuk kita akan berada di gua pengawal yaitu gua yang digunakan penjaga untuk mengawasi taman sari sunyaragi ini. Lalu masuk ke area taman yang dibuat dengan arsitektur campuran budaya hindu dan china, budaya hindu bisa kita lihat dengan berdirinya patung-patung yang terbuat dari batu karang sedangkan budaya china bisa kita dilihat dari bunga-bunga yang tumbuh yang berasal dari china, katanya sih dulu dinding gua sunyaragi dipenuhi dengan keramik china dan ornamen mega mendung, saat saya kesana sama sekali sudah tidak ada #sayang ya#. Ditaman tersebut ada sebuah gua bernama gua peteng dan patung perawan sunti, katanya jika kita memegang patung perawan sunti akan susah mendapatkan jodoh dan gua peteng ini adalah gua yang paling sering dipakai bertapa oleh para sultan. Dari gua perawan sunti menuju gua argajumut melalui balai kambang, balai ini dulunya dikelilingi air, untuk menuju gua argajumut agak menyeramkan karena jalannya seperti sudah lapuk takutnya jatuh kedalam bangunan kolam balai kambang yang sudah kering. Di gua argajumut ini yang terkesan agak serem, saat masuk kedalam melalui lorong-lorong kecil dan tangga membuat bulu kuduk berdiri dan akhirnya jalan pulang lebih baik melipir dipinggir-pinggir gua bagian luar daripada harus merasakan lagi perasaan ga enak. Terakhir memasuki bangsal jinem, tempat yang biasa digunakan untuk pertemuan para tamu-tamu sultan, disini kita bisa lihat bangsal ini dipengaruhi budaya timur tengah karena sengaja dibuat menyerupai  kabah. Didepan bangsal ini ada taman tempat pemandian untuk pangeran dan putri keraton yang sengaja dibuat terbuka.

patung gajah yang masih ada dalam bagian taman depan gua peteng
ciri khas gapura Cirebon
bangsal jinem yang dibangun menyerupai kabah katanya
ini apa ya...saya lupa :f: mungkin ini yang namanya kuburan china #maaf jika salah# letaknya ada di atas gua peteng






No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...