Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Friday, June 01, 2012

Si Flemish Giant itu bernama Jojon

Saat jalan-jalan ke Lembang, kami melihat banyak sekali kelinci-kelinci yang dijual dipinggir jalan, iseng berhenti tapi malah jatuh cinta sama kelinci warna abu-abu, kasian liatnya badannya besar tapi kandangnya kecil, susah sekali dia bergerak. Kata penjualnya dia itu kelinci jantan keturunan flemish giant, kelinci pedaging yang ukurannya bisa mencapai puluhan kilo. Kami beli dengan harga 250rb dan diberi nama Jojon, nama alm kucing suamiku waktu masih bujangan.



Apa sih Flemish Giant itu ? flemish giant adalah salah satu jenis kelinci besar, keturunan dari kelinci Patagonia  Argentina yang oleh pedagang dari Belanda dibawa pada abad 16 – 17. Tahun 1910 kelinci flemish giant semakin populer karena ukuran yang besar, warna yang indah dan multifungsi sebagai kelinci pedaging (sate kelinci) atau sebagai kelinci hias. Bobot minimal untuk kelinci dewasa usia lebih dari 8 bulanan sekitar 6 kg, mempunyai badan yang panjang (lebih dari 20 inch/50,8 cm utk yang dewasa). Tubuhnya panjang dan kuat, kepala lebar, telinga panjang dan tebal serta berdiri, serta mempunyai kaki yang besar, panjang dan kokoh. Bulunya mengkilap, padat dan cerah. Warna yang diakui adalah hitam, biru, coklat kuning muda (fawn), abu2 terang seperti pasir (sandy), abu2 besi (steel grey), dan putih.

Saat suamiku kecelakaan di tol si Jojon ini juga ada dalam kendaraan, disimpan dibawah bagian depan untung saja dia tidak tergencet kepala mobil yang ringsek itu. Selama 3 bulan Jojon kami simpan didalam kandang karena rumah sedang dalam perbaikan, setelah rumah beres kami biarkan dia berkeliaran dirumah. Semua tempat dia telusur termasuk lantai atas, pagi-pagi saya lihat dia ada di tangga paling atas tapi ga berani turun setelah itu dia ga pernah berani lagi naik ke lantai atas :f: Tempat yang dia pilih untuk istirahatnya adalah ruang sepeda suamiku, mungkin karena sepeda itu berjejer seakan-akan dia masuk ke sebuah lorong, dia pilih tempat yang paling pojok. Yang bikin saya kagum, dia ga pup disembarang tempat, kotorannya dia buang di taman, ga diajarain loh :c: beberapa teman sempat bilang kalau melihara kelinci itu harus siap rumah dijadikan toiletnya tapi kelinci yang satu ini ternyata tahu sopan santun.

Mungkin karena dia sendirian, dia sering cari perhatian, muterin kaki atau gigit jari, biasanya itu tanda dia pengen dibelai. Paling repot kalau lagi masak, dia akan terus muterin kakiku jadinya seringkali sambil masak kakiku juga ngusapin bulunya yang lembut :f: merepotkan :n: Dia paling semangat kalau masuk ke ruang tengah karena ruangan ini memang selalu tertutup, pintu terbuka kalau suami pulang kerja atau weekend saat saya sedang dirumah seharian #saya dan suami terpisah kota, ketemu hanya weekend# di ruang tengah tempat favoritnya ada di bawah kursi lipat, butuh waktu lama buat ngeluarin dia dari tempat itu. Dilarang keras dia main di taman depan karena suka ada kotoran kucing takutnya dia kena tokso.

Soal makanan, dia sangat pemilih, ga pernah mau kalau dikasi pelet yang harganya 7000-15000 rupiah,  baru mau makan kalau kami beri pelet warna warni yang harganya 30 ribu rupiah, pernah kami campur pelet murah dan mahal tapi dia sisihkan pelet murahnya dan hanya makan yang mahal padahal warnanya sama hijau dan merah, apalagi pelet yang coklat dia bisa bertahan berhari-hari ga mau makan dan merusak semua tanaman. Selain pelet dia suka sekali makan wortel, daun selada, pisang, mangga, dan jagung tapi buat sayuran dan buah juga dia milih, hanya suka yang segar dan manis. Sengaja tidak kami kenalkan dengan sayuran kangkung karena katanya sayuran ini bisa bikin pipisnya kelinci bau banget.

Mungkin Jojon ini merupakan hewan nokturnal #meskipun katanya satu-satunya kelinci nokturnal itu adalah kelinci sumatera# dia lebih sering beraktivitas disore hari jam 5 sore tepat saat suamiku pulang kantor sampai jam 8 pagi, siang hari dia lebih banyak istirahat kecuali dia keluar untuk buang kotoran tapi kalau saya sedang didapur dia akan menunggu  saya selesai  meskipun itu sampai siang hari.

Makhluk lucu ini selalu bikin kangen, kalau kata miko sih dia itu adalah tikus mutan karena badannya yang besar, Jojon paling ga suka kalau digendong, dia bakal berusaha lari kalau suamiku sudah mulai menggendongnya. Dan sangat kagetan, ada barang jatuh atau dengar suara batuk aja dia langsung lari kencang masuk ke ruang sepeda tapi nanti balik lagi nyamperin :f: 

1 Januari 2012 Jojon resmi sebagai penghuni rumah kami, semoga dia bahagia bisa tinggal bersama kami

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...