Translate

My photo
sudah pasti isinya bukan kumpulan informasi dan tips, hanya berbagi cerita saja jika bermanfaat alhamdulilah jika menyinggung mohon maaf

Tuesday, April 10, 2012

Paspor pertama menuju Singapore

Dari kecil orang tua saya selalu mengajak berlibur di daerah Pulau Jawa, jika mereka berwisata ke luar jawa ataupun ke luar negeri biasanya anak-anaknya tidak pernah dibawa. Supaya kami tidak marah karena tidak diajak biasanya uang jajan kami dikasi 10 kali lipat atau alasannya tugas kantor. Kadang suka iri dan sebel juga sih tapi kami maklum mereka bukan orang kaya yang bisa mengajak berlibur sekeluarga ke luar negeri atau ke luar jawa, pada masa itu juga harga tiket pesawat kan muahal banget mana cukup tabungan mereka kalau bawa kami. Jika kami protes biasanya ibu selalu bilang akan mendoakan kami punya pekerjaan yang bagus biar bisa jalan-jalan ke tempat yang kami mau. Dan alhamdulilah doanya memang terkabul terutama untuk ketiga kakak saya, hampir tiap tahun mereka bisa wisata ke luar negeri, bagaimana dg saya ??? di umur kepala tiga baru bisa terwujud doa ibuku :f:

Paspor pertama saya dikeluarkan oleh imigrasi Cirebon, tujuan membuat paspor awalnya untuk berangkat ke Pakistan menemani seorang teman berkunjung ke keluarga suaminya tapi setelah dipikir ulang ko tiba-tiba malas berangkat malah bikin trip bersama anak caprux achi dan nenceu ke Singapore. Pilih negara ini cuma karena penasaran mendengar teman-teman kantor yang banyak berkunjung ke Singapore dan pulang dengan cerita dan kebanggan SUDAH menginjakan kaki di negeri singa. Emang Singapore punya apa sih sampai orang-orang kantor merasa wajib ke sana, begitu pikiran yang terlintas di kepala saya. Dengan membobol tabungan akhirnya berangkatlah ke negeri singa menggunakan Garuda dan menginap di hotel Grand Central Orchard.

Singapore...cerita orang kantor negara ini sangat bersih, bagus, tertib, pokonya mereka merasa takjub. Tapi ko 3 hari disana saya bingung yang bagus apanya, okelah negara ini memang jauh lebih bersih dari Indonesia tapi kalau keluar dari daerah orchard masih bisa ditemui sampah berserakan di jalan. Tidak ada yang berkesan atau yang membuat saya merasa "WOW" saat menghabiskan liburan di negara ini, seharian kami cuma berjalan dari mall ke mall, lihat-lihat barang-barang branded, jadinya malah berasa lagi jalan-jalan di Indonesia :f: waktu temenku bilang ayo foto keren ih mallnya, saya berusaha keras mencari dari sisi mana yang dimaksud dia keren. Mungkin karena saya bukan penikmat gedung-gedung pencakar langit dan isi dompetnya juga  pas-pasan kali ya makanya tidak bisa menikmati malah berasa cape karena cuma ngintil orang yang belanja :f:

Baru di hari kedua saya mulai bergairah lagi soalnya kami tidak wisata mall tapi jalan menuju Sentosa, sebelum berangkat ke Singapore request saya ke mereka adalah mengunjungi Universal Studio Singapore (USS), kenapa ? entahlah tapi saat browsing kayanya seru juga datang ke tempat ini. Dengan menggunakan taksi, sampailah kami bertiga di Sentosa dan langsung menuju USS dengan membeli tiket sekitar 400 ribu rupiah yang kami beli di hotel. Setelah puas di USS lanjut menikmati taman dan pantai yang ada di wilayah Sentosa. Selain Sentosa dan Orchard, tempat lain yang kami kunjungi adalah Marina Bay, Bugis, Merlion dan Esplanade.

dari mall ke mall, dari satu gedung ke gedung lainnya....gempoorrr

Universal Studio Singapore
Sentosa Island
yang selalu dilakukan saat berada di kamar hotel


next

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...